-->

12 Kegagalan ketika melamar pekerjaan, 8 kesalahan interview dan 4 tips dan trik mengatasinya

Seringkali kita mengalami kegagalan dalam melamar pekerjaan entah itu dari saat interview nya maupun pada saat test, dan satu hal yang harus anda tahu ketika ingin melamar pekerjaan.

Kegagalan ketika Interview

Perusahaan tidak memerlukan nilai akademis yang tinggi, tetapi yang dibutuhkan ialah Mental sekuat BAJA dan keteguhan hati, dan jangan lupa tentang kejujuran yang harus anda terapkan dalam kehidupan anda sejak kecil, walaupun mental sudah seperti BAJA tetapi akhlak nya seperti Koruptormana mau perusahaan menerimanya sebagai karyawan ataupun staff nya, tidak ada yang mau, 

Berikut adalah 12 Macam kegagalan ketika melamar pekerjaan

Kegagalan 1 : Sewaktu seorang pencari kerja kami tanya, sudah berapa banyak lamaran yang dibuat ? Jawabannya, sudah banyak sekitar 10 buah lamaran. Sewaktu dijelaskan bahwa ada pelamar yang membuat lamaran sampai 100 bahkan 1000 buah, baru mereka terperangah bahwa mereka pikir sudah berbuat banyak, tetapi sesungguhnya baru mulai.

Kegagalan 2 : Sudah berapa “cara” yang mereka lakukan ? Jawabannya tergantung iklan di surat kabar. Padahal mereka bisa memburunya di internet, buku direktory, Yellow Pages, tanya teman, dsb. Kelemahan melalui iklan lowongan, biasanya jumlah pelamar terlalu banyak, sehingga lamaran Anda harus betul betul “sexy” agar dapat menarik perhatian HRD manager.

Kegagalan 3 : Hanya mengandalkan pada iklan lowongan kerja. Padahal membuat lamaran, tidak harus tergantung pada ada tidaknya iklan. Pada perusahaan yang tertib administrasi, biasanya data lamaran Anda disimpan dan digunakan sewaktu waktu jika diperlukan. Keuntungannya, saingan Anda tidak terlalu banyak.

Kegagalan 4 : Jangan “curhat” apalagi “mengemis” disurat lamaran Anda. Surat lamaran Anda akan langsung diteruskan ke tong sampah pada kesempatan pertama. Juallah “diri” Anda, kelebihan kelebihan dan prestasi Anda. Berikan alasan mengapa perusahaan harus menggunakan Anda.

Kegagalan 5 : Format Curriculum Vitae (CV) sangat kuno. Jangan gunakan form CV yang dijual di toko buku. Korbankan sedikit uang Anda untuk membuat format surat lamaran dan CV di rental komputer. Kecuali sebagai persyaratan, lamaran menggunakan tulisan tangan sudah tidak lazim. Pinjam contoh contoh surat lamaran ataupun CV pada teman yang punya saudara asisten manajer ataupun manajer. Biasanya formatnya sudah cukup mengikuti perkembangan terakhir. Tidak semua perusahaan mensyaratkan surat kelakuan baik ataupun surat keterangan dokter, kalaupun diminta biasanya dapat disusulkan setelah Anda diterima. Demikian pula surat lamaran tidak perlu dibuat diatas materai, kalaupun Anda harus membuat pernyataan di atas materai biasanya setelah Anda dinyatakan diterima.

Kegagalan 6 : Format CV berantakan. Susun CV Anda dalam format yang fokus, sesuai dengan bidang pekerjaan yang Anda inginkan. Pengalaman pekerjaan Anda yang terlalu beragam mengindikasikan ketidak seriusan Anda dalam bekerja, hilangkan bagian bagian yang tidak relevan. Tetapi jika berhubungan dengan pengalaman berorganisasi ataupun keterampilan individu dapat Anda masukkan sebagai nilai tambah.

Kegagalan 7 : Memilih jenis pekerjaan asal asalan. Pilih jenis pekerjaan yang betul betul Anda sukai. Ketertarikan Anda pada jenis pekerjaan akan memberikan hasil yang maksimal pada psikotes dan memberikan antusias yang alami dan terpancar sangat kuat pada waktu wawancara.

Kegagalan 8 : Gagal berkomitmen terhadap jadwal tes ataupun wawancara. Pastikan jadwal tes atau wawancara Anda benar benar longgar. Apabila berbenturan dengan jadwal pribadi ataupun pekerjaan, sebaiknya di klarifikasi dengan pihak HRD Manager, jika perlu buat jadwal baru pada hari dan jam yang berbeda. Keterus terangan Anda mengesankan sikap jujur Anda. Seorang HRD Manajer profesional biasanya sangat terbuka dalam hal penyesuaian jadwal.

Kegagalan 9 : Hindari penampilan yang mengundang syahwat. Anda sedang mencari pekerjaan, tidak sedang mencari jodoh.

Kegagalan 10 : Pada waktu wawancara jangan hanya mengambil posisi pasif. Menjawab hanya jika ditanya. Biarkan pewawancara banyak bertanya terlebih dahulu, setelah itu mulailah Anda ganti bertanya. Tunjukkan seolah olah Anda seseorang yang ingin tahu dan punya inisiatif, tetapi jangan berlebihan. Hindari jawaban yang memutar, karena Anda tidak sedang di wawancarai wartawan. Sebisa mungkin jawab langsung sesuai pertanyaan (mengesankan Anda adalah pribadi yang tegas) dan kemudian berikan alasan alasannya.

Kegagalan 11 : Kompetensi yang tidak sesuai ! Tidak diterimanya Anda, bisa jadi bukan karena ketidak mampuan Anda, melainkan karena perbedaan kompetensi Anda, dengan kompetensi yang dibutuhkan perusahaan.

Kegagalan 12 : Anda menyerah ! Ambil hikmah dan teruslah membuat lamaran. Karena “pekerjaan” seorang penganggur adalah “terus menerus membuat lamaran”.

 Bukan hanya kegagalan ketika melamar saja, saya memaparkan juga sebab akibat ketika Interview dibawah ini adalah 8 macam penyebab gagalnya Interview anda ketika melamar pekerjaan.


1. Anda tidak memiliki jawaban yang baik untuk pertanyaan, ” Di mana Anda melihat diri Anda dalam sepuluh tahun?”
Ini sebenarnya klise, tetapi bisa sangat mempengaruhi penilaian pihak perusahaan terhadap diri pelamar. Misalnya, jika Anda melakukan wawancara untuk pekerjaan di media sosial dan Anda mengatakan Anda ingin menjadi direktur kreatif, pihak perusahaan mungkin akan bertanya-tanya, mengapa Anda tidak wawancara untuk pekerjaan desain.

2. Tidak cocok satu sama lain
Jika Anda tidak mendapatkan pekerjaan itu, bukan berarti Anda tidak memiliki bakat, semangat, atau masa depan di bidang yang Anda kejar. Beberapa manajer ingin karyawannya tidak banyak cakap, sementara sebagian lagi ingin calon karyawannya aktif bertanya. Kabar baiknya, Anda bisa direkomendasikan kepada perusahaan lain yang membuka kesempatan yang lebih baik untuk Anda.

3. Anda tidak menindaklanjuti
Perusahaan jelas menanti ucapan terima kasih yang menunjukkan bahwa Anda menginginkan pekerjaan itu. Jika Anda tidak menindaklanjuti, perusahaan bisa menganggap Anda tidak benar-benar menginginkannya.

4. Anda terlalu maju
Jika Anda pernah bekerja selama dua tahun dan telah melakukan pekerjaan yang jauh lebih maju daripada apa yang perusahaan butuhkan, Anda kemungkinan besar tidak akan diterima. Karena, Anda akan bosan! Perusahaan biasanya ingin semua orang yang mereka rekrut bisa merasa tertantang, mengambil langkah-langkah ke depan, dan selalu berkembang.

5. Anda tidak mempersiapkan segalanya
Sebelum menghadiri wawancara, membawa salinan CV Anda adalah tindakan paling minimal. Jika Anda ingin menjadi penulis misalnya, Anda juga harus membawa contoh karya Anda yang pernah diterbitkan untuk ‘dipamerkan’ ke pewawancara.

6. Tidak mempelajari perusahaan sebelum sesi wawancara
Sebelum wawancara, Anda harus melakukan riset sederhana tentang perusahaan yang akan Anda tuju. Dengan cara itu, Anda mendapat referensi tentang perusahaan, dan menunjukkan bahwa Anda memang sudah siap untuk bergabung dengan perusahaan.

7. Anda gugup
Jika Anda gugup, diyakini Anda akan melupakan poin pembicaraan utama, atau menjawab sekenanya tentang pertanyaan yang diajukan.

8. Tidak memiliki pertanyaan yang baik untuk pada akhir sesi wawancara
Bertanya tentang “apa bagian terbaik bekerja di sini?” dan tidak ada yang lain, menunjukkan bahwa pola pikir Anda sangat stagnan.

Sebelum anda memperbaiki kesalahan anda ketika melakukan interview ataupun melamar pekerjaan kesebuah perusahaan atau yang lainnya. alangkah baiknya anda membaca 

4 tips dan trik bagi anda untuk melewati kegagalan tersebut, semoga anda sukses dalam melamar pekerjaan.

Sebelum nya Kenali lebih dahulu  apa yang menjadi kelemahan dan penyebab anda gagal melamar kerja. Perjalanan seleksi anda mungkin sampai tahap wawancara kerja tapi kenapa nasib belum berpihak pada anda. Parahnya janda gagal baru tahap awal, gara-gara CV kerja anda tidak menunjukan anda sebagai kandidat potensial dan layak dipanggil seleksi.  Banyak alasan yang menyebabkan anda bukan kandidat pilihan recruiter, mulai dari CV yang tidak menjual, tidak lulus psikotes karena karakteristik anda yang kurang sesuai dengan kebutuhan hingga ketidaksiapan anda hadapi wawancara kerja.

Artikel Terkait : Cara Membuat Surat Lamaran Kerja Yang Baik Dan Benar.

Kadang kala anda belum juga menemukan perubahan, sebaiknya lakukan beberapa usaha yang bisa meminimalisir penyebab gagal melamar kerja. dibawah ini :

o    Buat kembali CV kerja yang lebih komprehensif. Maksudnya, anda semestinya mempertimbangakan kebutuhan perusahaan jadi buat perubahan-perubahan dan sesuaikan dengan kualifikasi yang dibutuhkan posisi yang anda lamar. Karena Curriculum Vitae sebagai salah satu hal penting yang menentukan apakah pelamar akan dipanggil ke tahap selanjutnya atau tidak. Cukup banyak orang yang sudah gagal di tahapan pengiriman CV ini. Ada banyak hal yang membuat pelamar tidak terima karena CV nya. Pertama, saat menulis CV dan surat lamaran kerja (resume) tidak sesuai dengan posisi yang dilamar. Tidak menuliskan kelebihan dan pengalaman kerja yang terkait dengan bidang yang dilamar.

o    Perhatikan setiap persyaratan dan kualifikasi yang dibutuhkan pada Iklan lowongan kerja. Banyak yang gagal di tahap screening awal, Supaya anda tidak gagal saat mengisi lamaran via online maka isilah keterangan dengan benar. Pastikan anda memang memenuhi kriteria yang dicari, misalnya IPK yang memenuhi standar, jurusan yang kurang sesuai dengan kebutuhan, dan lain-lain.
o    Cek no HP dan Email yang aktif. Jangan gara-gara lupa meng-update email atau salah kirim nomor HP anda malah tidak mendapat panggilan seleksi. Setelah lolos seleksi awal atau seleksi dokumen, biasanya perusahaan akan menghubungi pelamar untuk mengikuti seleksi selanjutnya, seperti wawancara atau psikotes. Di sinilah kegagalan bisa terjadi. Cukup banyak pelamar yang mencantumkan nomer telepon, namun sulit dihubungi. Atau kalaupun memberikan alamat rumah, ternyata tidak lengkap sehingga surat pemberitahuan gagal terkirim.

o    Psikotes. Tes ini juga menjadi tahapan yang membuat banyak pelamar berguguran. Hal ini lebih disebabkan banyak calon karyawan gagal dalam tes itu sebenarnya karena confidence levelnya lemah biasanya untuk anda yang tinggal di daerah yang masih ada budaya sungkan. Hal lainnya yang bisa membuat pelamar gagal ialah karena tidak siap baik dalam hal mental serta pengetahuan yang kurang kompetitif. Tidak cuma kepercayaan diri saja yang bisa dinilai saat psikotes, kepribadian serta intelegensi juga bisa diukur dan kerap menyebabkan pelamar gagal ke tahap selanjutnya. Hal ini diakui oleh Recruitment & Assessment Centre Div. PT Astra Int. Tbk, Wie Tjung Sudarma

Sekian dan demikian tentang Pekerjaan, semoga anda bisa lulus dalam Interview dan juga ketika mengajukan pelamaran pekerjaan tersebut, jangan lupa kalau sudah gajian bagi-bagi ke saya hehe,, "Kidding"

0 Response to "12 Kegagalan ketika melamar pekerjaan, 8 kesalahan interview dan 4 tips dan trik mengatasinya"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel